Kecoa mengalami metamorfosis tidak sempurna yaitu meliputi 3 tahap yang terdiri dari tahap telur – nimfa – dewasa.

Telur
Kecoa meletakkan sekumpulan telurnya secara teratur di dalam satu kantung yang disebut ooteka. Ooteka berbentuk seperti dompet berwarna coklat sampai coklat kehitaman. Ooteka pada setiap jenis kecoa berbeda sehingga bisa digunakan untuk menentukan spesies apa yang ada pada suatu tempat.
Ooteka akan diletakkan pada sudut barang/perabotan yang gelap dan lembab. Pada beberapa jenis kecoa yang lain, ooteka menempel pada abdomen kecoa dan dibawa kemana-mana sampai menetas.

Nimfa
Nimfa (Kecoa Muda) akan berusaha keluar dari ooteka. Nimfa berwarna keputih-putihan seperti kutu beras dan belum memiliki sayap. Nimfa berkembang agak lambat serta mengalami pergantian kulit (moulting) beberapa kali tergantung jenis kecoanya dan memiliki ukuran yang semakin besar. Kecoa berganti kulit sebagai media metamorfosis untuk menjadi kecoa dewasa dan lambat laun akan berubah warna menjadi cokelat.

Dewasa
Ketika kecoa mencapai tahap dewasa, kecoa akan memiliki sayap dan antena yang sudah berkembang serta sudah sampai di tahap yang matang untuk bereproduksi. Kecoa dewasa sudah mandiri dan bisa mencari makanan serta melakukan pertahanan diri jika ada predator yang akan memangsanya.