Ekosistem Rayap

                Sebagian besar masyarakat Indonesia mengenal salah satu jenis serangga yang umum disebut rayap. Sebutan lain yang juga umum adalah semut putih, karena individu-individu rayap yang tak bersayap berwarna keputih-putihan. Sepintas, di antara jenis-jenis rayap banyak yang mirip satu sama lain, sehingga bagi mereka yang belum terlatih, agak sulit membedakannya, kecuali rayap kayu kering (Cryptotermes) yang menghuni dan makan kayu kering, dan rayap subteran yang sarang koloninya terdapat dalam tanah, dengan ukuran tubuh relatif besar.

 

                Rayap memiliki ciri biologi yang berbeda dengan semut atau lebah, walaupun secara umum memiliki perilaku kehidupan yang mirip yaitu berkoloni, memiliki tatanan kasta termasuk masing-masing pembagian tugasnya. Semut dan atau lebah dicirikan oleh bentuk pinggang yang ramping, akan tetapi rayap tidak memiliki pinggang. Berdasarkan perilaku hidupnya, bahwa semut atau lebah mencari makan lebih “terbuka”, sedangkan rayap selalu “tertutup”, menutup jalur-jalur kembaranya dengan bahan-bahan tanah.
rayap pemakan furniture kayu

Rayap Pemakan Kayu

 

                Perkembangan hidup rayap adalah melalui metamorfosa hemimetabola, yaitu secara bertahap, mulai dari telur, nimfa dan dewasa. Pada pertumbuhan dewasa, jenis rayap tertentu memiliki sayap (laron), karena sifat polimorfismenya maka di samping bentuk laron yang bersayap. Bagi kasta pekerja, rayap dewasa bentuknya seperti nimfa berwarna keputih-putihan, sedangkan kasta prajurit berbentuk khusus dan berwarna lebih kecoklatan.

 

                Rayap merupakan serangga daerah tropika dan subtropika. Di daerah tropika rayap ditemukan mulai dari pantai sampai ketinggian 3000 m di atas permukaan laut, dengan kelembaban 60-70%, dan temperatur udara antara 250 C danh 290 C. Makanan utamanya adalah kayu atau bahan yang memiliki kandungan selulosa. Dari perilaku makanya, dapat disarikan bahwa rayap termasuk golongan makhluk hidup perombak bahan mati yang sebenarnya sangat bermanfaat bagi kelangsungan kehidupan dalam ekosistem kita. Mereka merupakan konsumen primer dalam rantai makanan yang berperan dalam kelangsungan siklus beberapa unsur penting seperti karbon dan nitrogen. Tapi masalahnya bahwa manusia juga merupakan konsumen primer yang memerlukan hasil-hasil tanaman bukan saja untuk makanan, juga untuk membuat rumah dan bangunan-bangunan lain yang diperlukannya. Disinilah letak permasalahannya, sehingga manusia bersaing dengan rayap.

 

Nah… Sebelum rumah anda habis di makan rayap, maka kami sangat menyarankan untuk Proteksi bangunan rumah/kantor/gedung anda dengan Anti Rayap.

 

Sumber : https://staff.blog.ui.ac.id/tarsoen.waryono/files/2009/12/33-ekosistem-rayap.pdf

 

Butuh Anti Rayap ? Hubungi kami :
PT. Guci Emas Pratama
Jl. Gandasasmita No. 1, Serua, Ciputat
Telp. 021-74637054 / Fax. 021-74637056
Share Button

BAGAIMANA SAYA TAHU JIKA RUMAH TERSERANG RAYAP ?

 

Beberapa rumah masih banyak yang belum menggunakan anti rayap sebagai pelindung dari para koloni rayap. Rayap dapat terbang di sekitar rumah Anda. Mereka tampak seperti semut hitam besar dengan sayap .

Rayap sering meninggalkan beberapa bukti kehadiran mereka , bahkan jika Anda tidak dapat melihat mereka . Carilah lubang-lubang kecil di kayu, dan pintu atau lantai .

Anda mungkin menemukan serbuk-serbuk pasir atau sayap-sayap laron ketika mereka berkerumun .

Anda mungkin melihat  jalur tanah rayap, yang melintas di sekeliling bangunan.

Sebuah rumah yang diserang rayap kan memakan biaya yang tidak sedikit untuk merenovasinya, untuk perbaikan rumah atau bangunan pada bagian atap memiliki resiko yang sangat besar karena rumah pada bagian bawah juga harus diperbaiki. Resiko nya diantaranya sebagai berikut :

* Dinding rumah bisa menjadi kotor akibat dari kotoran atap, apalagi misal dalm perbaikannya dilakukan ketika musim hujan.

* lantai rumah bisa rusak akibat kejatuhan material-material atap rumah seperti kayu, beton, genteng.

* Dalam proses perbaikan atap, rumah harus kosong, penghuni rumah tidak boleh berada didalam rumah karena  kemungkinan tertimpanya bahan material dari atap rumah.

* Listrik harus dimatikan dan lain-lain.

Untuk perbaikan atau merenovasi rumah yang dikarenakan rayap akan memakan biaya yang sangat besar jumlahnya.

Namun, rayap bisa menggerogoti rumah anda selama bertahun-tahun tanpa ada tanda-tanda yang jelas . Pemeriksaan oleh teknisi Termesnator akan menentukan keberadaan rayap di rumah anda . Kami Ahli Anti Rayap Termesnator akan dapat menentukan , dalam banyak kasus , tingkat keparahan infestasi oleh tanda-tanda visual dari rayap , sayap laron yang bertebaran, dll. Sebuah inspeksi visual  untuk menentukan ada atau tidak adanya rayap dan dikomunikasikan dengan anda sebagai pemilik rumah.

Mengapa harus Ahli Anti Rayap ?

Sebagai pemilik rumah anda harus menggunakan Ahli Rayap professional ketika berhadapan dengan masalah rayap dan hama. Kami merekomendasikan anda tidak harus berusaha untuk mengobati masalah sendiri karena :
1. Rayap memiliki potensi untuk merusak rumah anda secara signifikan dan dengan demikian seorang AHLI yang terlatih diperlukan untuk mengatasi masalah.
2. Sebuah pemeriksaan menyeluruh adalah salah satu aspek yang paling penting. Dimana Ahli hama professional Termesnator terlatih dan berpengalaman dalam inspeksi dan teknik deteksi hama.
3. Seorang ahli di latih untuk benar-benar menafsirkan hasil pemeriksaan dan memahami aspek penting dari konstruksi bangunan dalam program kesuksesan manajemen Hama Rayap

HUBUNGI KAMI :

PT GUCI EMAS PRATAMA 

JALAN GANDASASMITA NO 1

SERUA CIPUTAT

TANGERANG SELATAN

021 746 37054

 

Share Button

DAMPAK YANG DITIMBULKAN OLEH TIKUS

 

Dampak Oleh Tikus

 

 

 

 

 

 

Tikus merupakan binatang pengerat yang bisa hidup dimana saja baik di hutan, di desa ataupun kota besar. Kemampuan adaptasi tikus yang bagus dan kemampuan reproduksi yang tinggi membuat populasi jumlah tikus meningkat pesat dengan waktu singkat. Tikus merupakan binatang mamalia yang melahirkan dan menyusui anak – anaknya. Gigi tikus secara terus menerus tumbuh sehingga harus di kikir dengan cara menggerogoti sesuatu.

Tikus dapat hidup di luar rumah dan dapat juga hidup di dalam rumah bersama dengan manusia. Tikus sering kali dianggap sebagai hama, karena memberikan banyak dampak buruk bagi manusia sehingga sering kali diburu untuk dimusnahkan. Selain itu beberapa orang yang menjadikan tikus sebagai hewan peliharaan, ada beberapa adat yang menghormati tikus setinggi langit sehingga dilarang menyakiti tikus.

Berikut beberapa efek negative yang dapat ditimbulkan oleh tikus terhadap manusia.

1. Menimbulkan Kerusakan
Tikus merupakan hewan pengerat, maka tikus akan menggigit barang yang ada dirumah serta sering kali membuat lubang untuk jalan keluar dan masuk tikus. Selain merusak perabotan di dalam rumah, tikus pun merusak tanaman – tanama yang ditanam.
2. Mengotori Rumah
Tikus sering kali buang air kecil dan buang air besar sembarangan di dalam maupun di luar rumah yang dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan pemandangan yang tidak enak.
3. Makan Minum dan Mengacak-Acak Makanan Minuman Manusia
Memiliki makanan dan minuman yang tidak ditutup rapat, tikus akan masuk dan ikut memakan makanan kita. Dengan begitu kita tidak jadi memakan makanan yang telah dimakan oleh tikus dan di acak – acak oleh tikus.
4. Menimbulkan Penyakit.
Tikus dapat menjadi media penyebaran penyakit berbahaya seperti leptospirosis dan pes. Bila mendengar penyakit tersebut, ingin rasanya untuk membasmi tikus – tikus nakal yang ada di sekitar rumah untuk terhindar dari resiko penyakit tersebut.
5. Menimbulkan Polusi.
Tikus ketika berbicara dengan temannya membunyikan suara cit-cit-cit dan sering kali menimbulkan suara gaduh yang sangat mengganggu ketenangan terutama ketika malam hari ketika kita telah tertidur. Tikus ketika mati akan menjadi bangkai dengan bau yang sangat luar biasa dan dapat menyebabkan polusi untuk rumah kita.
6. Membuat Orang-Orang Takut dan Panik
Tikus sering kali berlari kesana kemari di sekitar kita yang membuat kita menjadi panic terutama untuk orang yang phobia terhadap tikus. Rasa jijik dan enggan berdekatan dengan tikus adalah alasan utama orang yang phobia dengan tikus, terlebih dengan tubuh yang tidak karuan.
7. Bisa Melukai Manusia
Sewaktu malam sebaiknya kita mencuci tangan dan kaki sebelum tidur, cara ini menjaga biar tikus tidak menggigit tangan ataupun kaki kita. Gigi tikus dapat melukai kita, karena gigi tikus sangat tajam. Oleh sebab itu kita sebaiknya tetap waspada terhadap tikus untuk menghindari ancaman dari tikus tersebut.
8. Memangsa Hewan Peliharaan
Tikus sangat senang dengan hewan peliharaan yang kita punyai di rumah ketika lapar. Hewan peliharaan itu seperti ayam, burung, bebek, kelinci dll akan dimangsa oleh tikus sewaktu kelaparan. Pada makanan binatang peliharaan kita pun bisa juga disantap oleh tikus – tikus yang sedang kelaparan.
9. Merusak Pemandangan
Tidak meng-enakkan melihat penampilan tikus yang sangat kotor, lusuh, dekil, menjijikkan. Terlebih bila kita membayangkan kelakuan yang disebabkan oleh tikus, dapat menyebabkan kita menjadi kesal dan stress.
10. Menimbulkan Wabah Kelaparan
Tikus dengan jumlah yang banyak dapat merusak ladang, kebun dan sawah yang sedang ditanami bermacam – macam makanan manusia, seperti padi, sayur, jagung, dan buah. Tikus pula dapat menyerang dan menghabiskan persediaan makanan di lumbung dan gudang bahan pangan sehingga hama tikus sebaiknya tidak disepelekan dan harus ditindak sebelum terjadi bencana.

Beberapa akibat kerugian, kerusakan, kehancuran, ketakutan, ketidaknyamanan, kepanikan, dan keburukan yang disebabkan oleh tikus di sekitar lingkungan kita, seharusnya kita meningkatkan kepedulian kita semua untuk membantu memberantas hama tikus agar tidak menimbulkan kerugian yang begitu besar dimasa mendatang.

HUBUNGI KAMI PT GUCI EMAS PRATAMA DI NOMOR 021 74637054 JIKA BANGUNAN RUMAH, GEDUNG PERKANTORAN, GUDANG, HOTEL, MALL, TANAH PERKEBUNAN ANDA DI SERANG HAMA RAYAP..TIKUS..LALAT..KUMBANG..NYAMUK..KECOA

NOTE :

SURVEY LOKASI GRATIS DAN KONFIRMASI 2 HARI SEBELUMNYA

Share Button

7 FAKTA MENARIK TENTANG KUMBANG BUBUK KAYU

7 Fakta Menarik tentang Kumbang Bubuk Kayu

7 Fakta Menarik tentang Kumbang Bubuk Kayu : Ukurannya Yang Kecil Tak Boleh Disepelekan.

Biarpun memiliki ukurang yang sangat kecil, namun banyak hal menakjubkan yang bisa kita dapatkan dengan mempelajari kumbang bubuk kayu. Kumbang ini bisa sebabkan kerugian sangat besar dengan tipe kerusakan jangka panjang. Apa saja fakta menarik selanjutnya?

Ukurannya yang kecil tak boleh disepelekan.

Kumbang bubuk kayu adalah salah satu jenis hama kayu yang sering dianggap sebagai momok menakutkan perusahaan kayu. Dalam ilmu tentang serangga (entomology), nama kumbang ini sebenarnya mengacu pada kelompok kumbang dari sub family Lyctinae. Meskipun bagi orang awam ia jarang didengar, namun reputasi kumbang ini dalam industri perkayuan tak perlu diragukan lagi. Banyak hal-hal mengejutkan yang ditemukan dari serangga yang sangat kecil ini. Apa sajakah itu?

 

 

 

 

7 Hal Menarik yang Harus Anda Ketahui tentang Kumbang Bubuk Kayu

  1. Bisa Akibatkan Kerugian Besar

Kerusakan kayu parah akibat kumbang bubuk kayu

Kumbang bubuk kayu memang memiliki ukuran yang sangat kecil. Namun demikian, kumbang ini bisa membuat sebuah perusahaan rugi sangat besar. Kumbang bubuk kayu akan merusak kayu Anda dengan meletakkan telur di dalam substrat kayu. Larva yang menetas kemudian memakan substrat kayu dari dalam dan secara perlahan-lahan. Dalam kurun waktu yang lama, kerusakan yang diakibatkan jelas signifikan, apalagi bila yang menginfeksi tak hanya satu kumbang saja. Bahkan, meski kerusakan kayu masih bisa diatasi, namun adanya lubang-lubang pada permukaan kayu akan membuat nilai jualnya turun drastis.

  1. Silent Destroyer yang Gigih

Yang membuat serangga ini disepelekan adalah tipe kerusakannya yang terjadi dalam jangka waktu sangat lama. Larva kumbang ini umumnya hidup selama satu tahun. Artinya dalam rentang waktu 1 tahun itulah, kayu Anda akan mengalami pengrusakan secara perlahan-lahan.

  1. Lebih Suka Kayu Keras

Kumbang bubuk kayu lebih menyukai kayu keras daripada kayu lunak. Induk kumbang akan memasukkan telurnya pada pori-pori kayu keras yang memang lebih besar dibanding kayu lunak. Selain itu, kayu keras juga menawarkan gizi yang bisa mencukupi pertumbuhan larva.

  1. Tak Suka Kayu Lembab

Berbeda dengan banyak serangga dan organisme pada umumnya, larva kumbang ini lebih suka hidup di kayu yang kering (MC 8% saja). Jadi, Anda tak perlu repot-repot memastikan kayu Anda tidak lembab bila yang berpotensi menyerang hanya hama ini.

  1. Mengubah Kayu Solid Menjadi Bubuk Talek

Kumbang bubuk kayu memakan kayu solid dan mengubahnya menjadi kotoran berupa bubuk yang sangat halus menyerupai bedak talek. Kehalusan bubuk yang dihasilkan kumbang ini sangat sulit ditandingi oleh jenis kumbag pengebor yang lain.

  1. Sering Disamakan dengan Kumbang Pengebor lain

Perbandingan tubuh kumbang bubuk kayu yang asli (lyctid) dan deathwatch.

Kumbang bubuk kayu sering disamakan dengan kumbang pengebor yang lain, misalnya kumbang Anobiidae. Bahkan, kelompok kumbang dari family Bostrichidae memiliki julukan sebagai kumbang bubuk palsu atau false powderpost beetle. Bagi orang awam, kumbang ini memang mirip dengan kumbang pengebor yang lain, namun bila ditilik lebih jauh, perbedaan yang ditunjukkan pun sebenarnya cukup signifikan.

 

  1. Infeksi Ulang

Larva yang telah berubah menjadi kumbang muda bisa kembali menginfeksi kayu tempat tinggalnya dulu. Jadi, berhati-hatilah bila kayu Anda pernah terinfeksi kumbang ini. Ada kemungkinan terjadi infeksi ulang.

Demikian 7 fakta menarik mengenai kumbang bubuk kayu. Semoga bermanfaat!

Share Button

15 Fakta Unik dan Menarik Tentang Kutu Busuk atau Bangsat

Kutu busuk atau bangsat(kepinding atau tinggi) termasuk hewan berukuran mikro yang memiliki efek negatif bagi kehidupan manusia. Hal ini karena saat manusia tidak berhati-hati, hewan ini bisa menimbulkan infeksi yang membahayakan tubuh. Berikut adalah beberapa fakta yang perlu Anda pelajari tentang kutu busuk atau bangsat, jika Anda ingin aman dari pengaruh negatifnya.

Kutu busuk atau bangsat atau kepinding atau tinggi

1. Bentuk mirip seperti anakan kecoa dengan ukuran dewasa bisa mencapai 5mm dengan lebar 1,5-3mm. Namun demikian, individu jantan akan berukuran sedikit lebih besar jika dibandingkan dengan individu betina.

2. Warna tubuh bagian atas adalah coklat kemerahan, sedangkan warna tubuh bagian bawah (area perut) adalah coklat muda atau coklat tua. Hewan ini juga memiliki perut beruas yang sangat elastis dan berbentuk bulat pipih. Pada saat memperoleh makanannya perut kutu busuk atau bangsat akan mulai mengembang maksimal.

3. Habitat hewan ini adalah di area lipatan bantal atau tempat tidur. Pertumbuhannya akan semakin cepat di area yang sangat lembab. Sehingga jika ingin terhindar dari serangan hewan yang satu ini, umumnya manusia akan menjemur kasur yang ada sesering mungkin dan menggunakan kasur busa atau per. Hal ini karena kasur busa memiliki struktur serabut yang lebih kompleks dibanding kasur kapas, sehingga perkembangbiakan kutu busuk atau tinggi umumnya akan lebih lama dan dapat diminimalisir.

4. Makanan utama hewan ini adalah darah manusia sama seperti nyamuk, bedanya alat hisap dari kutu busuk lebih seperti taring yang berukuran 5-15mm. Ketika hewan ini sudah menggigit kulit, manusia tidak akan merasakan apa-apa sampai hewan selesai menghisap dan meninggalkan bekas ruam merah atau benjolan yang terasa gatal dan panas.

5. Bagi individu anakan, darah manusia diperlukan untuk nutrisi perkembangan tubuhnya. Karena darah manusia mengandung protein yang dibutuhkan kutu busuk/bangsat. Namun demikian, dalam keadaan tertentu hewan ini mampu tidak makan hingga berbulan-bulan dan mengalami masa dorman di habitatnya.

6. Hewan kutu busuk atau bangsat betina mampu menghasilkan telur sekitar 200 butir dan dalam 5 bulan berikutnya, hewan anakan akan berukuran sekitar 6mm atau lebih.7. Hewan parasit yang satu ini termasuk hewan nokturnal atau aktif beraktivitas di malam hari tanpa menimbulkan suara apapun saat beraktivitas karena ukurannya sangat kecil.

8. Lama waktu hidupnya adala sekitar 10 bulan dan umumnya jika keberadaannya sudah sangat menumpuk di suatu area akan muncul bau menyengat yang cukup mengganggu saraf pembau manusia.

9. Hewan yang satu ini dapat diminimalisir keberadaannya dengan kulit buah durian. Hal tersebut karena ada zat khusus dalam durian yang bisa membuat kutu busuk atau bangsat mabuk dan lama kelamaan mati.

10. Hewan dewasa maupun telur dari kutu busuk atau bangsat akan langsung mati ketika terkena air panas. Oleh karena itu, pada saat Anda memiliki sarung bantal yang kotor atau sarung lain yang sekiranya mengandung kutu busuk rendam dulu dalam air panas sekitar 10 menit.

11. Hewan yang satu ini termasuk serangga dan masih satu kelas dengan kupu-kupu. Hewan ini memiliki tubuh yang antara kepala dan abdomen terlihat menyatu.

12. Hewan ini memiliki nama ilmiah Cimex lectularius dan tidak memiliki tulang belakang. Dalam pengelompokannya di familia Cimicidae, masih ada spesies lain yang memiliki tampilan serupa dengan kutu busuk atau bangsat seperti Cimex columbiarius dan Cimex antennatus.

13. Infeksi hewan yang satu ini terjadi di Indonesia saat pertama kali dibawa oleh tentara Jepang yang menyerang di tahun 1945-1965.

14. Hewan ini masuk kedalam ordo hemiptera berdasar bentuk sayapnya. Hanya saja, sayap yang ada di hewan kutu busuk atau bangsat tidak bisa digunakan seperti pada kupu-kupu atau  hewan Insecta lainnya.

15. Telur hewan ini berwarna putih bening dan umumnya telur memiliki efek yang paling negatif pada tubuh ketika tidak sengaja terhirup oleh saluran pernafasan. Semoga dengan berbagai bahasan diatas, Anda semakin memahami karakter kutu busuk atau bangsat dan tahu cara membasminya.

Share Button

FAKTA DAN INFORMASI MENARIK SEPUTAR LALAT

22 Fakta dan Informasi Menarik Seputar Lalat yang Dapat Menambah Wawasanmu!
Lalat dianggap binatang yang menjijikkan dan perlu dihindari, karena membawa berbagai penyakit.Tapi siapa sangka, ternyata binatang ini menjadi inspirasi bagi ilmuwan dalam mengembangkan kamera video pendeteksi gerakan, sistem detektor gerak target, radar, serta peralatan militer lainnya.

Jika dilihat di bawah mikroskop struktur mata lalat diketahui mampu melihat gerakan satu objek dengan jelas diantara beberapa objek yang ada di sekitarnya. Kemampuan penglihatannya dapat menyatukan gambaran suatu objek dengan tingkat pencahayaan yang berbeda-beda.

Ini berbeda dengan pandangan mata manusia yang bisa melihat gerakan suatu objek dengan fokus pada gerakan di sekitar objek. Sedangkan, serangga ini mampu melihat perpindahan objek secara utuh. Hal ini sama dengan kemampuan kamera konvensional yang hanya bisa fokus pada satu tingkat pencahayaan.

Fakta Tentang Lalat
Pixabay

Selain kemampuan tersebut, binatang ini memiliki fakta lain yang perlu diketahui.

1. Lalat betina memiliki ukuran yang lebih besar dan dapat memperpanjang perut untuk membentuk ovipositor yang berfungsi untuk bertelur.
2. Jantan serangga bersayap ini diketahui dari ciri fisik mata membesar yang memenuhi kepala.
3. Hewan ini termasuk holometabolous, karena memiliki empat tahap morfologi, yaitu telur, larva, pupa, dan lalat dewasa. Setelah menetas, larva bisa berganti kulit hingga dua kali. Larva yang berwarna putih seperti nasi ini biasa disebut dengan belatung.
4. Makanan larva atau belatung adalah makanan dan daging yang membusuk. Saat dewasa, lalat akan memakan makanan manis dalam bentuk apapun, termasuk nektar (kelenjar madu pada tanaman).
5. Tempat hidup binatang bersayap ini ada di sampah dan kotoran hewan atau manusia. Bangkai yang baru beberapa jam mengalami kematian pun akan segera dihinggapi lalat. Itu sebabnya serangga ini dianggap kotor dan menjijikkan.
6. Lalat adalah binatang diurnal, atau aktif di siang hari.

7. Serangga bermata besar ini merupakan makanan favorit burung, laba-laba, dan kelelawar. Beberapa serangga seperti capung dan parasit lainnya memakan larvanya.
8. Mata lalat memiliki unit paling kompleks di dunia serangga. Masing-masing elemen penglihatannya mampu mendeteksi cahaya secara terpisah. Jika dilihat cahaya yang dipantulkan dari mata lalat membentuk pelangi.
9. Penciuman hewan ini dilakukan melalui bulu-bulu halus yang menutupi tubuhnya. Bulu-bulu yang ada pada bagian mulut dan kaki digunakan untuk mencicipi makanan. Cara hewan ini mencicip dengan berjalan di atas makanan yang diincar. Jika terasa enak, maka lalat akan membuka mulutnya.
10. Rambut halus pada serangga berfungsi sebagai pendeteksi objek yang disentuhnya.
11. Pada kaki-kaki lalat terdapat bantalan lembut dan halus serta lengket seperti lem. Oleh sebab itu, ini memungkinkan serangga bersayap ini berjalan di atas permukaan kaca vertikal.
12. Secara tidak langsung perilaku hewan ini terhadap makanannya membantu dalam proses pembusukan. Beberapa lalat juga bermanfaat dalam proses penyerbukan bunga.
13. Akibat tindakan hewan ini yang suka hinggap di kotoran, bangkai, dan makanan busuk membuatnya mudah menularkan penyakit, seperti kolera, disentri, dan tipus.
14. Alat kelamin betina dapat diputar sampai posisi tertentu. Pada beberapa jenis tertentu rotasi ini hanya berlangsung sementara selama kawin, tapi jenis lainnya bisa berlangsung permanen dan sudah terjadi pada tahap kepompong.
15. Lalat memiliki populasi yang cukup besar karena kemampuan kawin yang efektif dan terjadi dalam waktu singkat selama musim kawin.
16. Betina meletakkan telur-telurnya dekat dengan sumber makanan. Tujuannya agar larva mudah mengonsumsi makanan sebanyak mungkin dalam waktu singkat untuk menjadi dewasa. Telur-telur akan segera menetas tidak lama setelah diletakkan.
17. Siklus hidup lalat sangat singkat. Jarang ada dewasa yang bertahan hidup lama. Rentang hidup hewan ini rata-rata sekitar 30 hari saja. Tetapi dalam usianya yang pendek ini, lalat betina bisa bertelur sampai sekitar 3000 butir, yang akan menetas dalam waktu 14 hari.
18. Serangga terbang ini mendatangi makanan melalui bau. Aroma makanan yang enak atau bau busuk menyengat menjadi daya tarik hewan ini untuk mendatanginya.
19. Cara mengusir lalat yang sederhana adalah dengan membungkus air putih dalam kantong plastik bening dan menggantungkannya di atas meja makan. Hal ini dikarenakan cahaya yang menembus air berpendar, sehingga hewan ini sulit fokus pada satu titik cahaya dan memilih pergi.
20. Otak lalat mampu memproses informasi dengan cepat, sehingga respon yang diperintahkan berlangsung singkat. Itu sebabnya binatang ini sangat sulit dipukul.
21. Pada bagian sayap lalat yang satu mengandung bibit penyakit sedangkan bagian yang satunya mengandung penawarnya.
22. Satwa ini dapat mengepakkan sayapnya 200 sampai 400 kali per detik.[Berbagai sumber]
Share Button

KLASIFIKASI TIKUS DAN JENIS NYA

KLASIFIKASI TIKUS DAN JENIS JENIS SERTA GAMBARNYA DI BERBAGAI DUNIA

Klasifikasi Tikus, majalahhewan.com | Tikus, siapa yang tak kenal dengan hewan mamalia satu ini? pastinya Anda sekalian sangat mengenalnya, bahkan mungkin ada sebagian dari Anda yang membencinya. Memang sebagian besar dari kita sangat membenci hewan pengerat ini, seperti misalnya para petani yang sangat membenci tikus jenis  Rattus argentiventer atau tikus sawah. Karena mereka memang hama yang sulit dikendalikan selain burung pemakan padi. Pada umumnya tikus sawah ini memakan batang pohon padi, bulir padi, jagung dan jenis tanaman palawija yang lainya. Selain itu jenis tikus sawah ini memang termasuk hewan mamalia yang cerdas, karena memiliki kemampuan belajar dari tindakan sebelumnya. Klasifikasi tikus sawah ini akan dijelaskan secara terpisah.

Gambar Tikus Sawah (Rattus argentiventer)

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia tikus sawah rattus argentiventer
Sumber Foto taternet blogspot

Selain tikus sawah ada juga jenis tikus yang juga  dibenci dan termasuk hama bagi petani buah, khususnya perkebunan kelapa dan kelapa sawit. Jenis tikus ini memiliki nama ilmiah Rattus tiomanicus atau lebih dikenal dengan tikus pohon. Klasifikasi tikus pohon ini akan dijelaskan secara terpisah.

Gambar Tikus Pohon ( Rattus tiomanicus )

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia rattus tiomanicus
Sumber Foto Flickr

Selain kedua jenis tikus di atas ada juga tikus yang menjadi musuh manusia, hingga berbagai cara dilakukan untuk mengusirnya, dari menggunakan rempah rempah, racun hingga memelihara jangkrik untuk mengusir tikus ini.

Tikus ini memiliki nama ilmiah Rattus rattus atau lebih umum dikenal dengan sebutan tikus rumah. Tikus jenis ini sangat umum dijumpai di rumah rumah, dengan ciri ciri ekornya panjang dan pandai memanjat serta melompat.

Gambar Tikus Rumah (Rattus rattus)

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia tikus rumah
Sumber Foto Lucid Key Server

Tikus rumah ini termasuk ke dalam subsuku Murinae dan berasal dari Asia. Akan tetapi, ia lalu menyebar ke Eropa melalui perdagangan sejak awal penanggalan modern dan betul-betul menyebar pada abad ke-6. Selanjutnya tikus rumah menyebar ke berbagai penjuru dunia. Klasifikasi tikus rumah ini akan dijelaskan secara terpisah.

Selain di rumah rumah, dikebun dan serta di sawah ada juga jenis tikus yang sangat umum dijumpai di kota kota, tikus ini umumnya dikenal dengan tikus got dengan nama ilmiahnya Rattus norvegicus. Hasil seleksi terhadap hewan pengerat ini banyak digunakan sebagai hewan percobaan (dikenal sebagai tikus putih) dan sebagai hewan peliharaan (dengan warna bervariasi). Klasifikasi tikus got ini akan dijelaskan secara terpisah.

Gambar Tikus Got ( Rattus norvegicus )

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia rattus norvegicus
Sumber Foto Extermínio

Selain tikus rumah ada juga tikus yang dari Asia juga menyebar luas dengan bermigrasi ke Pulau Polynesian, termasuk Selandia Baru , Pulau Paskah , dan Hawaii. Tikus ini dikenal dengan nama Tikus Polinesia, atau tikus Pacific juga dikenal dengan Māori sebagai kiore, yang memiliki nama latin Rattus exulans.

Gambar Tikus Polinesia ( Rattus exulans. )

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia rattus exulans
Sumber Foto ZooChat

Tikus Polinesia ini aktif di malam hari ( nokctural ) selain itu jenis tikus ini juga pandai memanjat dan sering bersarang di pohon-pohon. Makanan tikus ini pada umumnya adalah biji, buah, daun, kulit kayu, serangga, cacing tanah, laba-laba, kadal, telur burung dan tukik ( anak penyu ). Di musim dingin, ketika makanan langka, Tikus Polinesia ini umumnya melucuti kulit kayu untuk dimakan dan memuaskan diri dengan batang tanaman. Klasifikasi Tikus Polinesia akan dijelaskan secara terpisah.

Sedangkan jenis tikus yang berukuran besar dengan ciri ciri bulu bulu pendek dan kasar, punggungnya dorsal dengan warna kelabu gelap dan coklat kehitaman, sedangkan perutnya ventral dengan warna kelabu cerah dengan kuning kecoklatan, serta kakinya yang depan mempunyai empat jari berkuku sedangkan kakinya yang belakang mempunyai lima jari dan juga berkuku adalah tikus werok atau nama latinya (Bandicota bengalensis). Klasifikasi tikus werok ini akan dijelaskan secara terpisah.

Gambar Tikus Werok ( Bandicota bengalensis )

Gambar klasifikasi-tikus-dan-jenis-jenis-serta-gambarnya-di-berbagai-dunia-tikus-werok-bandicota-bengalensis
Sumber Foto i GoTerra

Jenis tikus selanjutnya adalah Bandicota indica, tikus ini adalah spesies hewan pengerat di keluarga Muridaefound di Bangladesh , China , India , Indonesia , Laos , Malaysia , Myanmar , Nepal , Sri Lanka , Taiwan , Thailand , dan Vietnam . Mungkin hewan ini adalah tikus terbesar di dunia dari semua jenis jenis tikus yang ada di berbagai belahan dunia karena tikus ini dapat tumbuh hingga sekitar 27-29 cm tanpa termasuk ekor yang mana ekornya bisa tumbuh sampai 28 cm. Klasifikasinya akan diulas secara terpisah

Gambar Tikus Bandicota indica

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia bandicota indica

Celurut (shrew), juga dimasukan sebagai jenis tikus, karena bentuknya yang mirip dengan tikus. Padahal sesungguhnya celurut ini bukanlah tikus akan tetapi hewan pemangsa serangga (insektivora). Dan klasifilasinya akan dibahas secara terisah.

Gambar Celurut (shrew)

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia celurut shrews
Sumber Foto Nature Guelph Tracking Club

KLASIFIKASI TIKUS

Klasifikasi Ilmiah Hewan Tikus
Kerajaan       :     Animalia
Filum             :     Chordata
Kelas              :     Mammalia
Ordo               :     Rodentia
Superfamili   :     Muroidea
Famili             :     Muridae

Itulah penjelasan dari klasifikasi tikus dan jenis jenisnya di berbagai dunia, semoga bermanfaat buat Anda semua.

HUBUNGI KAMI JIKA RUMAH/GEDUNG/HOTEL/MALL/TANAH PERKEBUNAN ANDA DISERANG HAMA RAYAP,TIKUS,LALAT,KUMBANG DLL :

PT GUCI EMAS PRATAMA

Jalan gandasasmita no 1

Serua ciputat

Tangerang selatan

021 746 37054

 

 

 

Share Button

Dunia Rayap

 

Rayap termasuk jenis serangga yg besar tubuhnya cuma sekitar 3 mm. Selain lunak, jalannya sangat lambat. Namun, rayap termasuk binatang purba karena sudah ada sejak 200 juta tahun silam, atau lebih tua dari manusia. Rayap sendiri memiliki tiga kelompok. Yaitu rayap kayu kering, rayap pohon, dan rayap tanah. Pada musim tertentu, rayap menjadi laron dan beterbangan di bawah sinar lampu secara berpasang-pasangan. Setlah melepas sayapnya, pasangan rayap itu melakukan perkawinan dan mencari lokasi bagi membuat koloni.

Berat tubuh rayap sekitar 2,5 miligram. Sedangkan satu ekor rayap memerlukan mkanan sekitar 0,24  miligram setiap hari.

makanan pokok rayap adalah kayu. Dari 4000 jenis kayu yg ada di Indonesia, hanya sekitar 10 persen yg anti rayap. Misalnya kayu ulin, merbau, sengon laut, kayu laut. Kayu jati termasuk tahan rayap, tapi tidak sebaik kayu ulin.

Kenapa kayu tersebut tahan rayap?

Dalam kayu-kayu tersebut memiliki anti rayap berupa zat ekstraktif yg bersifat racun bagi jamur dan rayap. Sebetulnya semua kayu memiliki zat tersebut. Hanya saja, zat itu bisa habis tercuci oleh bahan pelarut umum. Misalnya, air hujan, metanol, air panas, air dingin, alkohol dan sebagainya.

Cara Melindungi Kayu Rumah (Anti Rayap)

Pertama, anti rayap dinamakan perlakuan prakonstruksi. ketika menggali lubang fondasi bagi membangun rumah, seluruh lubang beserta areal calon bawah lantai tersebut disemprot dgn cairan antirayap.

Kedua, disebut perlakuan pasca konstruksi. Artinya tindakan bagi rumah yg sudah diserang rayap. Dgn menggunakan bor beton, kita membuat lubang-lubang berjarak 40 – 50 cm di sekitar dinding luar dan dalam rumah. Selanjutnya, menggunakan injektor berisi cairan kimia, lubang tadi disemprot masing-masing 2 – 3 liter tiap lubang. Ibaratnya, rumah telah dilindungi anti rayap dgn selimut kimia.

Namun, cara prakonstruksi memberikan hasil yg lebih baik. Cara kedua masih memberikan peluang 10 – 20 persen masuknya rayap ke dalam rumah. Mungkin saja masih ada bongkahan batu di bawah rumah yg mengganjal aliran cairan kimia tadi. Sehingga dari celah itu masih memungkinkan rayap masuk.

 

Fungsi Rayap Utk Kehidupan Manusia

Ada. Dari 2500 jenis rayap di dunia, 200 jenis di antaranya terdapat di Indonesia. 95 persen yg ada di Indonesia tadi justru sangat bersahabat dgn manusia. Mereka ini adalah jenis rayap yg mkanannya kayu lapuk. Pohon yg sudah mati ini dimakan rayap. Lalu diubah menjadi zat hara tanah yg dapat menyuburkan. Begitu juga daun tidak bisa membusuk. Tanah menjadi miskin unsur hara karena tidak ada yg kembali ke tanah.

5 jenis rayap perusak: Cryptotermes curvidnathas, Schedorhinotermes Javanica, Macrotermes gilvus, Cryptotermes cynocepha, dan Microtermes inspiparis.

Sumber: www.pikawan.com

 

Rumah/gedung/hotel/mall/tanah perkebunan anda diserang hama rayap??kontak kami :

PT GUCI EMAS PRATAMA

JALAN GANDASASMITA NO 1

SERUA CIPUTAT 

TANGERANG SELATAN

021-74637054

Share Button

Nyamuk dengan Bakteri Wolbachia di Yogyakarta

Eliminate Dengue Project Yogyakarta (EDP-Yogya) mengajak masyarakat berpartisipasi menanggulangi penyakit demam berdarah (DBD). Hal itu dilaksanakan dengan turun ke jalan di arena Car Free Day di Jl Sudirman, “Joker” (Jogja Kreatif) Tribun Jogja, dengan tema “Aku Melu Cegah DBD”.

Di arena ini, peserta berkesempatan untuk mengamati nyamuk dan mendapatkan penjelasan mengenai karakter nyamuk. Disamping itu juga ada kuis menghitung jentik nyamuk, kuis mencari kata, kontes selfie bersama Armada Sepeda Pitpaganda dan aksi sulap di panggung utama. EDP – Yogya merupakan kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran UGM dan didanai oleh Yayasan Tahija Jakarta, sejak 2010.

Metodenya menggunakan bakteri alami bernama wolbachia yang dibiakan kedalam tubuh nyamuk aedes aegypti

nyamuk-wolbachia

Nantinya nyamuk ber-wolbachia akan dilepaskan ke alam bebas dan kawin dengan nyamuk lain, sehingga diharapkan keturunannya akan aman dari virus DBD.

Hal itu karena bakteri wolbachia dapat menekan perkembangan virus demam berdarah dengue.

Adapun program ini telah dilaksanakan di Sleman dan Bantul. Nantinya program ini akan diperluas lagi hingga Kota Yogyakarta.

Di Kota Yogyakarta hingga April 2016 ada 453 kasus DBD dengan empat orang meninggal dunia.

Saat ini tengah dilakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat dan pemerintah, serta persiapan pelepasan nyamuk ber-wolbachia pada wilayah terpilih. Dengan hal itu, diharap menurunkan kasus demam berdarah dengue di wilayah itu

 

Butuh Anti Rayap / Pest Control ?

Hubungi kami : 021-74637054

 

 

Sumber : http://jogja.tribunnews.com/2016/05/21/nyamuk-wolbachia-di-kota-yogya

Share Button

Jakarta Bakal Dikepung Rayap!!!

 

Ratu Rayap

Peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) mengingatkan wilayah Indonesia khususnya DKI Jakarta bakal dikepung rayap.

Hasil pemetaan dua tahun lalu mengungkapkan, delapan wilayah di Jakarta menjadi daerah paling rawan serangan rayap atau Kelas Bahaya I.

Guru Besar Fakultas Kehutanan (Fahutan) IPB Prof Dr Dodi Nandika mengatakan, delapan wilayah di Jakarta yang rentan terhadap serangan rayap adalah Kecamatan Ciracas, Kramat Jati, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Cilincing, Pesanggarahan, Kebayoran Baru, dan Mampang Prapatan.

Sedangkan wilayah yang masuk kedalam Kelas Bahaya II yakni Duren Sawit, Jatinegara, Palmerah, Kalideres, Kembangan dan Pancoran. Dan wilayah untuk kelas bahaya III adalah Kecamatan Cengkareng.

Suburnya rayap di Indonesia kata Dodi Nandika, karena iklim Indonesia memiliki suhu udara yang hangat dengan kelembaban udara yang tinggi.

“Kondisi ini sangat sesuai untuk perkembangbiakan rayap khususnya di Jakarta,” kata Dodi, Senin (14/9).

Karenanya, bahaya serangan rayap sangat penting untuk ditanggulangi.

Apalagi, kata dia, berdasarkan hasil penelitian lebih dari 16 persen gedung milik DKI, mulai dari kantor-kantor, sekolah, sarana olahraga, sarana sosial, hingga sarana kesehatan, sudah diserang rayap.

“Pertumbuhan gedung di Jakarta ini ternyata diikuti pula oleh perkembangbiakan rayap. Ini artinya sudah darurat,” ujarnya.

Upaya yang harus dilakukan kata Dodi, menyosialisasikan kepada masyarakat atau instansi terkait wilayah yang rawan rayap.

“Hal ini harus diedukasikan kepada masyarakat supaya mereka dapat melakukan pencegahan,” katanya.

Selain itu, segera melaksanakan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 35 Tahun 2013 tentang Pedoman Penanggulangan Bahaya Rayap pada gedung milik Pemprov DKI.

“Lakukan penerapan pencegahan rayap dengan menggunakan anti rayap,” kata Dodi.

 

Butuh anti rayap ? Hubungi kami!!!

 

Sumber : http://wartakota.tribunnews.com/2015/09/14/breaking-news-jakarta-bakal-dikepung-rayap

Share Button

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Kami segenap Staff dan Karyawan PT. Guci Emas Pratama mengucapkan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Minal Adizin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan BatinDepan Atas

Share Button

Laron, Rayap yang Bersayap

 

Laron, Rayap yang Bersayap

Bila musim hujan tiba, akan banyak laron keluar dari liang dalam tanah dan beterbangan di sekitar kita. Laron-laron ini  sibuk mencari tempat yang terang benderang, seperti nyala lampu jalan atau lampu di rumah kita. Laron adalah rayap yang bersayap .

Eastern Subterranean Termite (Reticulitermes flavipes) workers and winged reproductives, central Texas

Rayap Bersayap

Laron itu sebenarnya adalah rayap yang hidup di bawah tanah. Keistimewaannya, laron adalah jenis rayap yang memiliki sayap. Maka, begitu keluar dari sarang, mereka segera … brrr … terbang ke mana-mana.

Kehidupan laron memang unik. Setelah terbang beberapa saat, laron betina mengeluarkan bau tertentu untuk menarik perhatian laron jantan.

Setelah sepasang laron bertemu, keduanya “mendarat” dan melepas sayap di tanah. Kedua laron itu, si jantan dan si betina akan  berjalan beriringan. Laron betina di depan, sedangkan laron jantan mengikuti di belakang. Pasangan laron ini cepat-cepat  mencari tempat untuk membuat sarang baru.

ratu-rayap_large

Ratu tubuhnya gendut. Tugasnya hanya bertelur.

Raja dan Ratu

Setelah berbulan madu, perut laron betina akan membesar. Kini, laron betina berubah menjadi ratu dan siap bertelur. Sedangkan laron jantan menjadi raja.

Dalam keluarga rayap, tugas ratu adalah bertelur dan terus bertelur.  Setiap hari, sang ratu akan mengeluarkan ribuan butir telur. Sedangkan tugas sang raja adalah terus membuahi sang ratu agar terus bertelur. Semakin lama, ratu rayap tumbuh menjadi besar, sehingga sulit bergerak. Sedangkan raja rayap,  hanya tumbuh sedikit lebih besar dari ukuran laron biasa.

raja-rayap_medium

Raja bertugas membuahi ratu agar terus bertelur.

Nimfa

Telur yang dihasilkan oleh ratu kemudian menetas menjadi bayi rayap atau nimfa. Nimfa ada berkembang menjadi laron, namun ada juga yang tumbuh menjadi rayap pekerja dan rayap prajurit.

Rayap pekerja dan rayap prajurit tidak bersayap.Sedangkan nimfa yang bakal menjadi ratu atau raja biasanya mengalami perubahan bentuk, yaitu memiliki tonjolan sayap dan dari waktu ke waktu terus berkembang sempurna. Kemudian warna tubuhnya pun menjadi hitam. Ya, rayap bersayap itulah yang kemudian disebut laron.

calon-laron_medium

Saat laron belum tumbuh sayap

Pembagian Tugas

Rayap termasuk kelompok Isoptera. Jenis serangga berkasta ini dalam Wikipedia disebut termite. Uniknya, keluarga rayap hidup berkoloni dan mempunyai pembagian tugas.

Ratu, yakni laron betina biasanya bertubuh gendut dan tugasnya bertelur. Raja, yaitu laron jantan bertugas melestarikan keturunan (membuahi). Kemudian rayap prajurit bertugas mempertahankan sarang dari gangguan hewan lain. Sedangkan rayap pekerja bertugas menjaga sarang dari kerusakan dan sekaligus memberi makan ratu dan raja.

galerikayu-com_medium

Rayap pekerja mencari makan dengan menggerogoti kayu

Merugikan Manusia

Rayap dianggap serangga yang merugikan manusia. Rayap hidup di dalam tanah dan mencari makan secara tertutup (tersembunyi). Bandingkan dengan semut yang mencari makan di tempat terbuka. Makanan utama rayap adalah kayu. Tak salah, banyak rumah atau bangunan yang kayunya keropos karena digerogoti oleh rayap-rayap ini. Yap, karena dianggap merusak kayu-kayu bangunan, serangga ini menjadi musuh manusia.

rayap-tentara_medium

Rayap prajurit. Kepalanya besar dilengkapi mulut penjepit. Dalam bahasa Jawa disebut gonteng

Puluhan Tahun

Konon, ratu dan raja rayap bisa hidup puluhan tahun. Bahkan dari referensi yang Bobo baca, ratu dan raja rayap ini bisa hidup lebih dari 45 tahun. Wow… lama sekali.

Akan tetapi, bagi laron yang tidak mendapatkan pasangan, mereka akan segera mati atau menjadi santapan empuk burung-burung, kelelawar, juga cicak. Bahkan di pedesaan, banyak orang menangkap laron untuk digoreng dan dijadikan lauk makan.

 

Sumber : http://bobo.kidnesia.com/Bobo/Info-Bobo/Bobo-File/Laron-Rayap-yang-Bersayap

Share Button

Identifikasi Hama

Identifikasi Hama

Identifikasi hama sangat rumit. Perlu tahu apa yang baru saja ditemukan sepanjang meja dapur Anda? Khawatir tentang apa hama dapat merusak properti Anda? Ingin tahu tentang keberadaan tempat tidur Anda? Mengidentifikasi hewan dan serangga gunakan Pest Guide kami. Tentukan apa yang mengganggu Anda, dan belajar bagaimana untuk mencegahnya.

Bahkan jika Anda pengenal hamanya lebih dalam, kami dari team Identifikasi Hama berusaha untuk pengendalian hama secara  profesional. Jika Anda menemukan tanda-tanda serangan hama di rumah Anda, Hubungi Kami : Jasa Pengendali Hama dan Rayap berlisensi segera. Kami akan datang untuk memeriksa rumah Anda, mengkonfirmasi spesies, dan merekomendasikan tindakan untuk menjaga keluarga Anda aman dan sehat.

Semut & Pengendalian

Semut Argentina
Semut Carpenter
Semut Gila
Semut Rumah
Semut Pavement
Semut Firaun
Semut Merah Impor Api
Semut Acrobat
Semut Leafcutting
Semut Pencuri
Lebih Mengetahui & Pengendalian Semut

Serangga

Serangga

Burung Pest Control

Merpati
Pelatuk
Eropa Starling

Kecoa

Kecoa Amerika
Kecoa Brownbanded
Kecoa Oriental
Kecoa Jerman

Lalat

Lalat Rumah
Lalat Buah

Gangguan Kontrol & Manajemen

Tupai Pohon
Oposum
Raccoon
Voles
Kelelawar
Groundhogs
Tupai terbang
Anjing Prairie

Occasional Pests & Invaders

Earwigs
Pillbugs (Rollie Pollies)
Bugs Stink
Springtails (Snow Kutu)
Gegat
Lipan
Kaki seribu
Jangkrik Rumah
Kumbang kecil
Boxelder Bug
Berkala Cicadas
Kalajengking
Jangkrik Camel

Hama lain

Bervariasi Carpet Beetles
Powderpost Kumbang
Tungau Debu Rumah
Air-Melakukan Jamur

Hewan Pengerat

Tikus Rusa
Tikus rumah
Tikus Norway
Tikus atap

Laba-laba

Black Widow Spider
Brown Recluse Spider
Berbadan panjang Cellar Spider
Umum Rumah Spider
Jumping Spider
Serigala Spider

Menyengat & Serangga Menggigit

Carpenter Lebah
Africanized (“Pembunuh”) Lebah
Lebah bumble
Lebah Madu
Nyamuk
Blacklegged (Deer) Kutu
Kutu
Yellowjackets
Hornets botak berwajah
Ayam Tungau (Bird Tungau)
Eropa Hornet
Buka daubers Pipa Mud
Paper Tawon
Velvet (“Cow Killers”) Semut
Asian Tiger Nyamuk
Amerika Dog Kutu
Brown Dog Kutu
Lone Star Tick
Rocky Mountain Wood Tick

Tersimpan Hama Produk

Kumbang Grain
Ngengat India

Rayap

Rayap Subterranean
Rayap Drywood
Rayap Dampwood
Rayap Formosa
Rayap Conehead

 

Share Button

Rp 44 Miliar Dana Anti-Rayap Diduga Untuk Cincai-cincai

Kalangan DPRD DKI Jakarta  mendesak Plt Gubernur Ahok menindaklanjuti temuan indikasi penyelewengan dana antirayap terhadap gedung sekolah di Dinas Pendidikan.  Pasalnya, selama empat tahun dana yang sudah terserap sekitar Rp44 miliar diduga dicincai-cincai.

Ahmad Husin Alaydrus, anggota DPRD DKI Jakarta, menilai wajar saja jika banyak kalangan yang mempertanyakam penggunaan anggaran tersebut. Sebab, untuk perbaikan gedung telah terdapat anggaran perbaikan  ringan, sedang dan  berat maupun  total. “Saya kira hal ini perlu menjadi perhatian Ahok, karena di lingkungan pendidikan di Jakarta sarat dengan manipulasi penggunaan anggaran,” ujarnya, Kamis (3/7).

Apalagi belakangan ini sempat terungkap bahwa pelaksanaan kegiatan antirayap untuk gedung sekolah di Jakarta menggunakan obat untuk mengatasi hama pada tanaman.  “Kalau ada indikasi penyimpangan, saya kira harus ditindaklanjuti,” tandasnya.

TIDAK TAHU

Manat Gultom, Koordinator Jakarta Corruption Watch (JCW),  sebagai pihak yang mengungkap temuan indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan anggaran anti rayap berharap  Ahok bisa menata  birokrat di segala lapisan. “Kami telah secara resmi meminta pertanggungjawaban hukum terhadap pemakaian  dana Rp44 miliar di pos anggaran  anti rayap untuk pemeliharaan gedung SDN. SMPN, SMAN/ SMKN selama empat  tahun  di Suku Dinas Pendidikan Dasar/ Dikmen lima wilayah kota,” ucapnya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan JCW terhadap beberapa pihak sekolah selaku pengguna barang atau jasa menyebutkan tidak mengetahui adanya fungsi atau program pengadaan anti rayap tersebut.

Hal yang sama juga diakui beberapa pihak rekanan selaku penerima kontrak pekerjaan perbaikan ringan, sedang dan  berat maupun  total juga tidak mengetahui adanya program pemeliharaan gedung dengan anti rayap. Padahal anggaran yang dikucurkan pada proyek ini tidaklah sedikit.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun, berjanji menindaklanjuti temuan ini. Ia malah secara tegas  tidak memberikan toleransi pada penyimpangan anggaran di instansinya. (guruh)

http://poskotanews.com

Share Button