FAKTA DAN INFORMASI MENARIK SEPUTAR LALAT

22 Fakta dan Informasi Menarik Seputar Lalat yang Dapat Menambah Wawasanmu!
Lalat dianggap binatang yang menjijikkan dan perlu dihindari, karena membawa berbagai penyakit.Tapi siapa sangka, ternyata binatang ini menjadi inspirasi bagi ilmuwan dalam mengembangkan kamera video pendeteksi gerakan, sistem detektor gerak target, radar, serta peralatan militer lainnya.

Jika dilihat di bawah mikroskop struktur mata lalat diketahui mampu melihat gerakan satu objek dengan jelas diantara beberapa objek yang ada di sekitarnya. Kemampuan penglihatannya dapat menyatukan gambaran suatu objek dengan tingkat pencahayaan yang berbeda-beda.

Ini berbeda dengan pandangan mata manusia yang bisa melihat gerakan suatu objek dengan fokus pada gerakan di sekitar objek. Sedangkan, serangga ini mampu melihat perpindahan objek secara utuh. Hal ini sama dengan kemampuan kamera konvensional yang hanya bisa fokus pada satu tingkat pencahayaan.

Fakta Tentang Lalat
Pixabay

Selain kemampuan tersebut, binatang ini memiliki fakta lain yang perlu diketahui.

1. Lalat betina memiliki ukuran yang lebih besar dan dapat memperpanjang perut untuk membentuk ovipositor yang berfungsi untuk bertelur.
2. Jantan serangga bersayap ini diketahui dari ciri fisik mata membesar yang memenuhi kepala.
3. Hewan ini termasuk holometabolous, karena memiliki empat tahap morfologi, yaitu telur, larva, pupa, dan lalat dewasa. Setelah menetas, larva bisa berganti kulit hingga dua kali. Larva yang berwarna putih seperti nasi ini biasa disebut dengan belatung.
4. Makanan larva atau belatung adalah makanan dan daging yang membusuk. Saat dewasa, lalat akan memakan makanan manis dalam bentuk apapun, termasuk nektar (kelenjar madu pada tanaman).
5. Tempat hidup binatang bersayap ini ada di sampah dan kotoran hewan atau manusia. Bangkai yang baru beberapa jam mengalami kematian pun akan segera dihinggapi lalat. Itu sebabnya serangga ini dianggap kotor dan menjijikkan.
6. Lalat adalah binatang diurnal, atau aktif di siang hari.

7. Serangga bermata besar ini merupakan makanan favorit burung, laba-laba, dan kelelawar. Beberapa serangga seperti capung dan parasit lainnya memakan larvanya.
8. Mata lalat memiliki unit paling kompleks di dunia serangga. Masing-masing elemen penglihatannya mampu mendeteksi cahaya secara terpisah. Jika dilihat cahaya yang dipantulkan dari mata lalat membentuk pelangi.
9. Penciuman hewan ini dilakukan melalui bulu-bulu halus yang menutupi tubuhnya. Bulu-bulu yang ada pada bagian mulut dan kaki digunakan untuk mencicipi makanan. Cara hewan ini mencicip dengan berjalan di atas makanan yang diincar. Jika terasa enak, maka lalat akan membuka mulutnya.
10. Rambut halus pada serangga berfungsi sebagai pendeteksi objek yang disentuhnya.
11. Pada kaki-kaki lalat terdapat bantalan lembut dan halus serta lengket seperti lem. Oleh sebab itu, ini memungkinkan serangga bersayap ini berjalan di atas permukaan kaca vertikal.
12. Secara tidak langsung perilaku hewan ini terhadap makanannya membantu dalam proses pembusukan. Beberapa lalat juga bermanfaat dalam proses penyerbukan bunga.
13. Akibat tindakan hewan ini yang suka hinggap di kotoran, bangkai, dan makanan busuk membuatnya mudah menularkan penyakit, seperti kolera, disentri, dan tipus.
14. Alat kelamin betina dapat diputar sampai posisi tertentu. Pada beberapa jenis tertentu rotasi ini hanya berlangsung sementara selama kawin, tapi jenis lainnya bisa berlangsung permanen dan sudah terjadi pada tahap kepompong.
15. Lalat memiliki populasi yang cukup besar karena kemampuan kawin yang efektif dan terjadi dalam waktu singkat selama musim kawin.
16. Betina meletakkan telur-telurnya dekat dengan sumber makanan. Tujuannya agar larva mudah mengonsumsi makanan sebanyak mungkin dalam waktu singkat untuk menjadi dewasa. Telur-telur akan segera menetas tidak lama setelah diletakkan.
17. Siklus hidup lalat sangat singkat. Jarang ada dewasa yang bertahan hidup lama. Rentang hidup hewan ini rata-rata sekitar 30 hari saja. Tetapi dalam usianya yang pendek ini, lalat betina bisa bertelur sampai sekitar 3000 butir, yang akan menetas dalam waktu 14 hari.
18. Serangga terbang ini mendatangi makanan melalui bau. Aroma makanan yang enak atau bau busuk menyengat menjadi daya tarik hewan ini untuk mendatanginya.
19. Cara mengusir lalat yang sederhana adalah dengan membungkus air putih dalam kantong plastik bening dan menggantungkannya di atas meja makan. Hal ini dikarenakan cahaya yang menembus air berpendar, sehingga hewan ini sulit fokus pada satu titik cahaya dan memilih pergi.
20. Otak lalat mampu memproses informasi dengan cepat, sehingga respon yang diperintahkan berlangsung singkat. Itu sebabnya binatang ini sangat sulit dipukul.
21. Pada bagian sayap lalat yang satu mengandung bibit penyakit sedangkan bagian yang satunya mengandung penawarnya.
22. Satwa ini dapat mengepakkan sayapnya 200 sampai 400 kali per detik.[Berbagai sumber]
Share Button

KLASIFIKASI TIKUS DAN JENIS NYA

KLASIFIKASI TIKUS DAN JENIS JENIS SERTA GAMBARNYA DI BERBAGAI DUNIA

Klasifikasi Tikus, majalahhewan.com | Tikus, siapa yang tak kenal dengan hewan mamalia satu ini? pastinya Anda sekalian sangat mengenalnya, bahkan mungkin ada sebagian dari Anda yang membencinya. Memang sebagian besar dari kita sangat membenci hewan pengerat ini, seperti misalnya para petani yang sangat membenci tikus jenis  Rattus argentiventer atau tikus sawah. Karena mereka memang hama yang sulit dikendalikan selain burung pemakan padi. Pada umumnya tikus sawah ini memakan batang pohon padi, bulir padi, jagung dan jenis tanaman palawija yang lainya. Selain itu jenis tikus sawah ini memang termasuk hewan mamalia yang cerdas, karena memiliki kemampuan belajar dari tindakan sebelumnya. Klasifikasi tikus sawah ini akan dijelaskan secara terpisah.

Gambar Tikus Sawah (Rattus argentiventer)

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia tikus sawah rattus argentiventer
Sumber Foto taternet blogspot

Selain tikus sawah ada juga jenis tikus yang juga  dibenci dan termasuk hama bagi petani buah, khususnya perkebunan kelapa dan kelapa sawit. Jenis tikus ini memiliki nama ilmiah Rattus tiomanicus atau lebih dikenal dengan tikus pohon. Klasifikasi tikus pohon ini akan dijelaskan secara terpisah.

Gambar Tikus Pohon ( Rattus tiomanicus )

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia rattus tiomanicus
Sumber Foto Flickr

Selain kedua jenis tikus di atas ada juga tikus yang menjadi musuh manusia, hingga berbagai cara dilakukan untuk mengusirnya, dari menggunakan rempah rempah, racun hingga memelihara jangkrik untuk mengusir tikus ini.

Tikus ini memiliki nama ilmiah Rattus rattus atau lebih umum dikenal dengan sebutan tikus rumah. Tikus jenis ini sangat umum dijumpai di rumah rumah, dengan ciri ciri ekornya panjang dan pandai memanjat serta melompat.

Gambar Tikus Rumah (Rattus rattus)

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia tikus rumah
Sumber Foto Lucid Key Server

Tikus rumah ini termasuk ke dalam subsuku Murinae dan berasal dari Asia. Akan tetapi, ia lalu menyebar ke Eropa melalui perdagangan sejak awal penanggalan modern dan betul-betul menyebar pada abad ke-6. Selanjutnya tikus rumah menyebar ke berbagai penjuru dunia. Klasifikasi tikus rumah ini akan dijelaskan secara terpisah.

Selain di rumah rumah, dikebun dan serta di sawah ada juga jenis tikus yang sangat umum dijumpai di kota kota, tikus ini umumnya dikenal dengan tikus got dengan nama ilmiahnya Rattus norvegicus. Hasil seleksi terhadap hewan pengerat ini banyak digunakan sebagai hewan percobaan (dikenal sebagai tikus putih) dan sebagai hewan peliharaan (dengan warna bervariasi). Klasifikasi tikus got ini akan dijelaskan secara terpisah.

Gambar Tikus Got ( Rattus norvegicus )

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia rattus norvegicus
Sumber Foto Extermínio

Selain tikus rumah ada juga tikus yang dari Asia juga menyebar luas dengan bermigrasi ke Pulau Polynesian, termasuk Selandia Baru , Pulau Paskah , dan Hawaii. Tikus ini dikenal dengan nama Tikus Polinesia, atau tikus Pacific juga dikenal dengan Māori sebagai kiore, yang memiliki nama latin Rattus exulans.

Gambar Tikus Polinesia ( Rattus exulans. )

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia rattus exulans
Sumber Foto ZooChat

Tikus Polinesia ini aktif di malam hari ( nokctural ) selain itu jenis tikus ini juga pandai memanjat dan sering bersarang di pohon-pohon. Makanan tikus ini pada umumnya adalah biji, buah, daun, kulit kayu, serangga, cacing tanah, laba-laba, kadal, telur burung dan tukik ( anak penyu ). Di musim dingin, ketika makanan langka, Tikus Polinesia ini umumnya melucuti kulit kayu untuk dimakan dan memuaskan diri dengan batang tanaman. Klasifikasi Tikus Polinesia akan dijelaskan secara terpisah.

Sedangkan jenis tikus yang berukuran besar dengan ciri ciri bulu bulu pendek dan kasar, punggungnya dorsal dengan warna kelabu gelap dan coklat kehitaman, sedangkan perutnya ventral dengan warna kelabu cerah dengan kuning kecoklatan, serta kakinya yang depan mempunyai empat jari berkuku sedangkan kakinya yang belakang mempunyai lima jari dan juga berkuku adalah tikus werok atau nama latinya (Bandicota bengalensis). Klasifikasi tikus werok ini akan dijelaskan secara terpisah.

Gambar Tikus Werok ( Bandicota bengalensis )

Gambar klasifikasi-tikus-dan-jenis-jenis-serta-gambarnya-di-berbagai-dunia-tikus-werok-bandicota-bengalensis
Sumber Foto i GoTerra

Jenis tikus selanjutnya adalah Bandicota indica, tikus ini adalah spesies hewan pengerat di keluarga Muridaefound di Bangladesh , China , India , Indonesia , Laos , Malaysia , Myanmar , Nepal , Sri Lanka , Taiwan , Thailand , dan Vietnam . Mungkin hewan ini adalah tikus terbesar di dunia dari semua jenis jenis tikus yang ada di berbagai belahan dunia karena tikus ini dapat tumbuh hingga sekitar 27-29 cm tanpa termasuk ekor yang mana ekornya bisa tumbuh sampai 28 cm. Klasifikasinya akan diulas secara terpisah

Gambar Tikus Bandicota indica

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia bandicota indica

Celurut (shrew), juga dimasukan sebagai jenis tikus, karena bentuknya yang mirip dengan tikus. Padahal sesungguhnya celurut ini bukanlah tikus akan tetapi hewan pemangsa serangga (insektivora). Dan klasifilasinya akan dibahas secara terisah.

Gambar Celurut (shrew)

Gambar klasifikasi tikus dan jenis jenis serta gambarnya di berbagai dunia celurut shrews
Sumber Foto Nature Guelph Tracking Club

KLASIFIKASI TIKUS

Klasifikasi Ilmiah Hewan Tikus
Kerajaan       :     Animalia
Filum             :     Chordata
Kelas              :     Mammalia
Ordo               :     Rodentia
Superfamili   :     Muroidea
Famili             :     Muridae

Itulah penjelasan dari klasifikasi tikus dan jenis jenisnya di berbagai dunia, semoga bermanfaat buat Anda semua.

HUBUNGI KAMI JIKA RUMAH/GEDUNG/HOTEL/MALL/TANAH PERKEBUNAN ANDA DISERANG HAMA RAYAP,TIKUS,LALAT,KUMBANG DLL :

PT GUCI EMAS PRATAMA

Jalan gandasasmita no 1

Serua ciputat

Tangerang selatan

021 746 37054

 

 

 

Share Button

Dunia Rayap

 

Rayap termasuk jenis serangga yg besar tubuhnya cuma sekitar 3 mm. Selain lunak, jalannya sangat lambat. Namun, rayap termasuk binatang purba karena sudah ada sejak 200 juta tahun silam, atau lebih tua dari manusia. Rayap sendiri memiliki tiga kelompok. Yaitu rayap kayu kering, rayap pohon, dan rayap tanah. Pada musim tertentu, rayap menjadi laron dan beterbangan di bawah sinar lampu secara berpasang-pasangan. Setlah melepas sayapnya, pasangan rayap itu melakukan perkawinan dan mencari lokasi bagi membuat koloni.

Berat tubuh rayap sekitar 2,5 miligram. Sedangkan satu ekor rayap memerlukan mkanan sekitar 0,24  miligram setiap hari.

makanan pokok rayap adalah kayu. Dari 4000 jenis kayu yg ada di Indonesia, hanya sekitar 10 persen yg anti rayap. Misalnya kayu ulin, merbau, sengon laut, kayu laut. Kayu jati termasuk tahan rayap, tapi tidak sebaik kayu ulin.

Kenapa kayu tersebut tahan rayap?

Dalam kayu-kayu tersebut memiliki anti rayap berupa zat ekstraktif yg bersifat racun bagi jamur dan rayap. Sebetulnya semua kayu memiliki zat tersebut. Hanya saja, zat itu bisa habis tercuci oleh bahan pelarut umum. Misalnya, air hujan, metanol, air panas, air dingin, alkohol dan sebagainya.

Cara Melindungi Kayu Rumah (Anti Rayap)

Pertama, anti rayap dinamakan perlakuan prakonstruksi. ketika menggali lubang fondasi bagi membangun rumah, seluruh lubang beserta areal calon bawah lantai tersebut disemprot dgn cairan antirayap.

Kedua, disebut perlakuan pasca konstruksi. Artinya tindakan bagi rumah yg sudah diserang rayap. Dgn menggunakan bor beton, kita membuat lubang-lubang berjarak 40 – 50 cm di sekitar dinding luar dan dalam rumah. Selanjutnya, menggunakan injektor berisi cairan kimia, lubang tadi disemprot masing-masing 2 – 3 liter tiap lubang. Ibaratnya, rumah telah dilindungi anti rayap dgn selimut kimia.

Namun, cara prakonstruksi memberikan hasil yg lebih baik. Cara kedua masih memberikan peluang 10 – 20 persen masuknya rayap ke dalam rumah. Mungkin saja masih ada bongkahan batu di bawah rumah yg mengganjal aliran cairan kimia tadi. Sehingga dari celah itu masih memungkinkan rayap masuk.

 

Fungsi Rayap Utk Kehidupan Manusia

Ada. Dari 2500 jenis rayap di dunia, 200 jenis di antaranya terdapat di Indonesia. 95 persen yg ada di Indonesia tadi justru sangat bersahabat dgn manusia. Mereka ini adalah jenis rayap yg mkanannya kayu lapuk. Pohon yg sudah mati ini dimakan rayap. Lalu diubah menjadi zat hara tanah yg dapat menyuburkan. Begitu juga daun tidak bisa membusuk. Tanah menjadi miskin unsur hara karena tidak ada yg kembali ke tanah.

5 jenis rayap perusak: Cryptotermes curvidnathas, Schedorhinotermes Javanica, Macrotermes gilvus, Cryptotermes cynocepha, dan Microtermes inspiparis.

Sumber: www.pikawan.com

 

Rumah/gedung/hotel/mall/tanah perkebunan anda diserang hama rayap??kontak kami :

PT GUCI EMAS PRATAMA

JALAN GANDASASMITA NO 1

SERUA CIPUTAT 

TANGERANG SELATAN

021-74637054

Share Button

Nyamuk dengan Bakteri Wolbachia di Yogyakarta

Eliminate Dengue Project Yogyakarta (EDP-Yogya) mengajak masyarakat berpartisipasi menanggulangi penyakit demam berdarah (DBD). Hal itu dilaksanakan dengan turun ke jalan di arena Car Free Day di Jl Sudirman, “Joker” (Jogja Kreatif) Tribun Jogja, dengan tema “Aku Melu Cegah DBD”.

Di arena ini, peserta berkesempatan untuk mengamati nyamuk dan mendapatkan penjelasan mengenai karakter nyamuk. Disamping itu juga ada kuis menghitung jentik nyamuk, kuis mencari kata, kontes selfie bersama Armada Sepeda Pitpaganda dan aksi sulap di panggung utama. EDP – Yogya merupakan kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran UGM dan didanai oleh Yayasan Tahija Jakarta, sejak 2010.

Metodenya menggunakan bakteri alami bernama wolbachia yang dibiakan kedalam tubuh nyamuk aedes aegypti

nyamuk-wolbachia

Nantinya nyamuk ber-wolbachia akan dilepaskan ke alam bebas dan kawin dengan nyamuk lain, sehingga diharapkan keturunannya akan aman dari virus DBD.

Hal itu karena bakteri wolbachia dapat menekan perkembangan virus demam berdarah dengue.

Adapun program ini telah dilaksanakan di Sleman dan Bantul. Nantinya program ini akan diperluas lagi hingga Kota Yogyakarta.

Di Kota Yogyakarta hingga April 2016 ada 453 kasus DBD dengan empat orang meninggal dunia.

Saat ini tengah dilakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat dan pemerintah, serta persiapan pelepasan nyamuk ber-wolbachia pada wilayah terpilih. Dengan hal itu, diharap menurunkan kasus demam berdarah dengue di wilayah itu

 

Butuh Anti Rayap / Pest Control ?

Hubungi kami : 021-74637054

 

 

Sumber : http://jogja.tribunnews.com/2016/05/21/nyamuk-wolbachia-di-kota-yogya

Share Button

Jakarta Bakal Dikepung Rayap!!!

 

Ratu Rayap

Peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) mengingatkan wilayah Indonesia khususnya DKI Jakarta bakal dikepung rayap.

Hasil pemetaan dua tahun lalu mengungkapkan, delapan wilayah di Jakarta menjadi daerah paling rawan serangan rayap atau Kelas Bahaya I.

Guru Besar Fakultas Kehutanan (Fahutan) IPB Prof Dr Dodi Nandika mengatakan, delapan wilayah di Jakarta yang rentan terhadap serangan rayap adalah Kecamatan Ciracas, Kramat Jati, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Cilincing, Pesanggarahan, Kebayoran Baru, dan Mampang Prapatan.

Sedangkan wilayah yang masuk kedalam Kelas Bahaya II yakni Duren Sawit, Jatinegara, Palmerah, Kalideres, Kembangan dan Pancoran. Dan wilayah untuk kelas bahaya III adalah Kecamatan Cengkareng.

Suburnya rayap di Indonesia kata Dodi Nandika, karena iklim Indonesia memiliki suhu udara yang hangat dengan kelembaban udara yang tinggi.

“Kondisi ini sangat sesuai untuk perkembangbiakan rayap khususnya di Jakarta,” kata Dodi, Senin (14/9).

Karenanya, bahaya serangan rayap sangat penting untuk ditanggulangi.

Apalagi, kata dia, berdasarkan hasil penelitian lebih dari 16 persen gedung milik DKI, mulai dari kantor-kantor, sekolah, sarana olahraga, sarana sosial, hingga sarana kesehatan, sudah diserang rayap.

“Pertumbuhan gedung di Jakarta ini ternyata diikuti pula oleh perkembangbiakan rayap. Ini artinya sudah darurat,” ujarnya.

Upaya yang harus dilakukan kata Dodi, menyosialisasikan kepada masyarakat atau instansi terkait wilayah yang rawan rayap.

“Hal ini harus diedukasikan kepada masyarakat supaya mereka dapat melakukan pencegahan,” katanya.

Selain itu, segera melaksanakan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 35 Tahun 2013 tentang Pedoman Penanggulangan Bahaya Rayap pada gedung milik Pemprov DKI.

“Lakukan penerapan pencegahan rayap dengan menggunakan anti rayap,” kata Dodi.

 

Butuh anti rayap ? Hubungi kami!!!

 

Sumber : http://wartakota.tribunnews.com/2015/09/14/breaking-news-jakarta-bakal-dikepung-rayap

Share Button

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Kami segenap Staff dan Karyawan PT. Guci Emas Pratama mengucapkan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Minal Adizin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan BatinDepan Atas

Share Button

Laron, Rayap yang Bersayap

 

Laron, Rayap yang Bersayap

Bila musim hujan tiba, akan banyak laron keluar dari liang dalam tanah dan beterbangan di sekitar kita. Laron-laron ini  sibuk mencari tempat yang terang benderang, seperti nyala lampu jalan atau lampu di rumah kita. Laron adalah rayap yang bersayap .

Eastern Subterranean Termite (Reticulitermes flavipes) workers and winged reproductives, central Texas

Rayap Bersayap

Laron itu sebenarnya adalah rayap yang hidup di bawah tanah. Keistimewaannya, laron adalah jenis rayap yang memiliki sayap. Maka, begitu keluar dari sarang, mereka segera … brrr … terbang ke mana-mana.

Kehidupan laron memang unik. Setelah terbang beberapa saat, laron betina mengeluarkan bau tertentu untuk menarik perhatian laron jantan.

Setelah sepasang laron bertemu, keduanya “mendarat” dan melepas sayap di tanah. Kedua laron itu, si jantan dan si betina akan  berjalan beriringan. Laron betina di depan, sedangkan laron jantan mengikuti di belakang. Pasangan laron ini cepat-cepat  mencari tempat untuk membuat sarang baru.

ratu-rayap_large

Ratu tubuhnya gendut. Tugasnya hanya bertelur.

Raja dan Ratu

Setelah berbulan madu, perut laron betina akan membesar. Kini, laron betina berubah menjadi ratu dan siap bertelur. Sedangkan laron jantan menjadi raja.

Dalam keluarga rayap, tugas ratu adalah bertelur dan terus bertelur.  Setiap hari, sang ratu akan mengeluarkan ribuan butir telur. Sedangkan tugas sang raja adalah terus membuahi sang ratu agar terus bertelur. Semakin lama, ratu rayap tumbuh menjadi besar, sehingga sulit bergerak. Sedangkan raja rayap,  hanya tumbuh sedikit lebih besar dari ukuran laron biasa.

raja-rayap_medium

Raja bertugas membuahi ratu agar terus bertelur.

Nimfa

Telur yang dihasilkan oleh ratu kemudian menetas menjadi bayi rayap atau nimfa. Nimfa ada berkembang menjadi laron, namun ada juga yang tumbuh menjadi rayap pekerja dan rayap prajurit.

Rayap pekerja dan rayap prajurit tidak bersayap.Sedangkan nimfa yang bakal menjadi ratu atau raja biasanya mengalami perubahan bentuk, yaitu memiliki tonjolan sayap dan dari waktu ke waktu terus berkembang sempurna. Kemudian warna tubuhnya pun menjadi hitam. Ya, rayap bersayap itulah yang kemudian disebut laron.

calon-laron_medium

Saat laron belum tumbuh sayap

Pembagian Tugas

Rayap termasuk kelompok Isoptera. Jenis serangga berkasta ini dalam Wikipedia disebut termite. Uniknya, keluarga rayap hidup berkoloni dan mempunyai pembagian tugas.

Ratu, yakni laron betina biasanya bertubuh gendut dan tugasnya bertelur. Raja, yaitu laron jantan bertugas melestarikan keturunan (membuahi). Kemudian rayap prajurit bertugas mempertahankan sarang dari gangguan hewan lain. Sedangkan rayap pekerja bertugas menjaga sarang dari kerusakan dan sekaligus memberi makan ratu dan raja.

galerikayu-com_medium

Rayap pekerja mencari makan dengan menggerogoti kayu

Merugikan Manusia

Rayap dianggap serangga yang merugikan manusia. Rayap hidup di dalam tanah dan mencari makan secara tertutup (tersembunyi). Bandingkan dengan semut yang mencari makan di tempat terbuka. Makanan utama rayap adalah kayu. Tak salah, banyak rumah atau bangunan yang kayunya keropos karena digerogoti oleh rayap-rayap ini. Yap, karena dianggap merusak kayu-kayu bangunan, serangga ini menjadi musuh manusia.

rayap-tentara_medium

Rayap prajurit. Kepalanya besar dilengkapi mulut penjepit. Dalam bahasa Jawa disebut gonteng

Puluhan Tahun

Konon, ratu dan raja rayap bisa hidup puluhan tahun. Bahkan dari referensi yang Bobo baca, ratu dan raja rayap ini bisa hidup lebih dari 45 tahun. Wow… lama sekali.

Akan tetapi, bagi laron yang tidak mendapatkan pasangan, mereka akan segera mati atau menjadi santapan empuk burung-burung, kelelawar, juga cicak. Bahkan di pedesaan, banyak orang menangkap laron untuk digoreng dan dijadikan lauk makan.

 

Sumber : http://bobo.kidnesia.com/Bobo/Info-Bobo/Bobo-File/Laron-Rayap-yang-Bersayap

Share Button

Identifikasi Hama

Identifikasi Hama

Identifikasi hama sangat rumit. Perlu tahu apa yang baru saja ditemukan sepanjang meja dapur Anda? Khawatir tentang apa hama dapat merusak properti Anda? Ingin tahu tentang keberadaan tempat tidur Anda? Mengidentifikasi hewan dan serangga gunakan Pest Guide kami. Tentukan apa yang mengganggu Anda, dan belajar bagaimana untuk mencegahnya.

Bahkan jika Anda pengenal hamanya lebih dalam, kami dari team Identifikasi Hama berusaha untuk pengendalian hama secara  profesional. Jika Anda menemukan tanda-tanda serangan hama di rumah Anda, Hubungi Kami : Jasa Pengendali Hama dan Rayap berlisensi segera. Kami akan datang untuk memeriksa rumah Anda, mengkonfirmasi spesies, dan merekomendasikan tindakan untuk menjaga keluarga Anda aman dan sehat.

Semut & Pengendalian

Semut Argentina
Semut Carpenter
Semut Gila
Semut Rumah
Semut Pavement
Semut Firaun
Semut Merah Impor Api
Semut Acrobat
Semut Leafcutting
Semut Pencuri
Lebih Mengetahui & Pengendalian Semut

Serangga

Serangga

Burung Pest Control

Merpati
Pelatuk
Eropa Starling

Kecoa

Kecoa Amerika
Kecoa Brownbanded
Kecoa Oriental
Kecoa Jerman

Lalat

Lalat Rumah
Lalat Buah

Gangguan Kontrol & Manajemen

Tupai Pohon
Oposum
Raccoon
Voles
Kelelawar
Groundhogs
Tupai terbang
Anjing Prairie

Occasional Pests & Invaders

Earwigs
Pillbugs (Rollie Pollies)
Bugs Stink
Springtails (Snow Kutu)
Gegat
Lipan
Kaki seribu
Jangkrik Rumah
Kumbang kecil
Boxelder Bug
Berkala Cicadas
Kalajengking
Jangkrik Camel

Hama lain

Bervariasi Carpet Beetles
Powderpost Kumbang
Tungau Debu Rumah
Air-Melakukan Jamur

Hewan Pengerat

Tikus Rusa
Tikus rumah
Tikus Norway
Tikus atap

Laba-laba

Black Widow Spider
Brown Recluse Spider
Berbadan panjang Cellar Spider
Umum Rumah Spider
Jumping Spider
Serigala Spider

Menyengat & Serangga Menggigit

Carpenter Lebah
Africanized (“Pembunuh”) Lebah
Lebah bumble
Lebah Madu
Nyamuk
Blacklegged (Deer) Kutu
Kutu
Yellowjackets
Hornets botak berwajah
Ayam Tungau (Bird Tungau)
Eropa Hornet
Buka daubers Pipa Mud
Paper Tawon
Velvet (“Cow Killers”) Semut
Asian Tiger Nyamuk
Amerika Dog Kutu
Brown Dog Kutu
Lone Star Tick
Rocky Mountain Wood Tick

Tersimpan Hama Produk

Kumbang Grain
Ngengat India

Rayap

Rayap Subterranean
Rayap Drywood
Rayap Dampwood
Rayap Formosa
Rayap Conehead

 

Share Button

Rp 44 Miliar Dana Anti-Rayap Diduga Untuk Cincai-cincai

Kalangan DPRD DKI Jakarta  mendesak Plt Gubernur Ahok menindaklanjuti temuan indikasi penyelewengan dana antirayap terhadap gedung sekolah di Dinas Pendidikan.  Pasalnya, selama empat tahun dana yang sudah terserap sekitar Rp44 miliar diduga dicincai-cincai.

Ahmad Husin Alaydrus, anggota DPRD DKI Jakarta, menilai wajar saja jika banyak kalangan yang mempertanyakam penggunaan anggaran tersebut. Sebab, untuk perbaikan gedung telah terdapat anggaran perbaikan  ringan, sedang dan  berat maupun  total. “Saya kira hal ini perlu menjadi perhatian Ahok, karena di lingkungan pendidikan di Jakarta sarat dengan manipulasi penggunaan anggaran,” ujarnya, Kamis (3/7).

Apalagi belakangan ini sempat terungkap bahwa pelaksanaan kegiatan antirayap untuk gedung sekolah di Jakarta menggunakan obat untuk mengatasi hama pada tanaman.  “Kalau ada indikasi penyimpangan, saya kira harus ditindaklanjuti,” tandasnya.

TIDAK TAHU

Manat Gultom, Koordinator Jakarta Corruption Watch (JCW),  sebagai pihak yang mengungkap temuan indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan anggaran anti rayap berharap  Ahok bisa menata  birokrat di segala lapisan. “Kami telah secara resmi meminta pertanggungjawaban hukum terhadap pemakaian  dana Rp44 miliar di pos anggaran  anti rayap untuk pemeliharaan gedung SDN. SMPN, SMAN/ SMKN selama empat  tahun  di Suku Dinas Pendidikan Dasar/ Dikmen lima wilayah kota,” ucapnya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan JCW terhadap beberapa pihak sekolah selaku pengguna barang atau jasa menyebutkan tidak mengetahui adanya fungsi atau program pengadaan anti rayap tersebut.

Hal yang sama juga diakui beberapa pihak rekanan selaku penerima kontrak pekerjaan perbaikan ringan, sedang dan  berat maupun  total juga tidak mengetahui adanya program pemeliharaan gedung dengan anti rayap. Padahal anggaran yang dikucurkan pada proyek ini tidaklah sedikit.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun, berjanji menindaklanjuti temuan ini. Ia malah secara tegas  tidak memberikan toleransi pada penyimpangan anggaran di instansinya. (guruh)

http://poskotanews.com

Share Button